Harga minyak melemah, ketegangan Iran berkurang

Administrator   |   Ekonomi  |   Jumat, 25 Mei 2012 - 10:34:35 WIB   |  dibaca: 7 kali
Harga minyak melemah, ketegangan Iran berkurang

Ilustrasi Harga Minyak Dunia (FOTO REUTERS/Brendan McDermid)

GlobalNews - Singapura  Harga minyak melemah di perdagangan Asia hari ini di tengah harapan berkurangnya ketegangan antara produsen minyak utama Iran dan Barat, tetapi utang zona euro yang memburuk terus melemparkan kesuraman di pasar.

Kontra utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, turun 78 sen menjadi berakhir pada 91,07 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent North Sea untuk bulan yang sama merosot 69 sen menjadi 107,72 dolar AS dalam perdagangan sore.

"Minyak telah tergelincir di tengah berita bahwa Iran akan membiarkan inspektur nuklir PBB ke negaranya," kata Justin Harper, ahli strategi pasar di IG Markets Singapura.

Kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano mengatakan bahwa ia dan kepala perunding nuklir Iran akan "segera" mencapai kesepakatan mengenai pengawas PBB menelusuri aktivitas senjata Iran yang dicurigai.

Pengumuman oleh Amano datang menjelang pembicaraan di Baghdad pada Rabu antara kekuatan dunia dan Teheran yang bertujuan untuk meredakan ketegangan atas ambisi nuklir Republik Islam itu.

Namun demikian, reaksi diplomat Barat-dan Israel-dingin.

Israel dan banyak negara Barat percaya Teheran mengembangkan senjata atom dan telah memberlakukan sanksi terhadap keuangan dan industri minyak Iran sebagai tanggapannya.

Iran dengan keras menolak tuduhan itu, bersikeras program ini adalah untuk tujuan damai termasuk pengobatan kanker.

Dealer juga mengawasi krisis utang zona euro di tengah kekhawatiran Yunani bisa keluar dari blok 17-anggota mata uang, kata analis.

"Krisis di kawasan euro telah menjadi lebih serius baru-baru ini, dan terus menjadi sumber penting dari risiko terhadap perekonomian global," kepala ekonom OECD Pier Carlo Padoan mengatakan dalam laporan terbaru organisasi itu yang dirilis Selasa.

Sementara zona euro memperoleh beberapa ruang bernapas pada awal tahun dari Bank Sentral Eropa (ECB) yang memompa lebih dari satu triliun euro ke bank-bank, ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah pemilihan umum tidak meyakinkan pada 6 Mei mengangkat sebuah momok Yunani keluar.

Harga minyak juga tertekan oleh laporan oleh kelompok industri American Petroleum Institute (API) yang menunjukkan permintaan lebih lemah di ekonomi konsumen minyak terbesar di dunia.

Laporan persediaan mingguan resmi oleh Badan Informasi Energi akan keluar pada Rabu sore.

(A026)

Editor: Ella Syafputri (ANTARA News)

Profil Administrator

Administrator

isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil. isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil. isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil. isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil.

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook